Syaihan Maulana Husnayan

Syaihan Maulana Husnayan
investasi masa depanku yang pertama

Minggu, 08 Agustus 2010

Puisi dari ayahnya anak-anakku ^^

aku sadar..

hatiku kadang tidak mampu menyelami dalamnya kebijakanmu

aku sadar..

lisanku kadang menggurat duka di hatimu

aku sadar..

akalku kadang tidak mampu menerawang cemerlangnya pikiranmu

aku sadar..

sikapku kadang menafikkan tak terhitungnya pengorbananmu

namun..

aku juga sadar..

hidupku menjadi lebih berarti dengan hadirmu di sisiku

kau lah belahan jiwaku

maafkan aku..bidadariku..

i love you

Selasa, 27 Juli 2010

Bunda sayang kamu,Nak..

Untuk Ananda tercinta, 


Bismillahirrahmaanirrahiim...
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang..


Di malam yang dingin,di sejuknya udara Lembang,Bunda memulai tulisan ini.. Sekedar ingin mencurahkan segenap rasa dan selaksa cinta.. Cinta padamu, anakku tersayang, Syaihan Maulana Husnayan.


Sejak,pertama kali Bunda melihatmu,menyentuh jari kecilmu, bersentuhannya kulitmu di atas dada bunda..sungguh seribu rasa indah (yang entah namanya apa) menghampiri begitu saja.  Rasa sakitnya selama proses kelahiranmu menguap entah kemana. Yang hanya bunda rasakan adalah bahagia bercampur haru tiada tara.  Momen pertama yang tak terlupa.. Karena mulai saat itu,Bunda adalah Bunda Syaihan..


Kehadiranmu tentu tak hanya menimbulkan bahagia pada Bunda dan tentunya Ayah, tetapi juga pada orangtua Bunda, kakek dan nenekmu (yang selanjutnya ingin dipanggil ene dan engking). Sehingga rumah ini menjadi ramai dengan tangis serta tawa khas bayimu,sayang.. Menceriakan setiap lara, memudarkan setiap sedih dan menyegarkan di ddalam lelah. 


Kehadiranmu pula menjadikan Bunda dan ayah mengatur strategi begitu banyak.  Dimulai dengan kepindahan kami lagi ke Bandung sampai akhirnya bunda harus meninggalkan pekerjaan Bunda di apotek.. Bunda dan Ayah menginginkan perawatanmu adalah perawatan terbaik, pendidikanmu adalah pendidikan terbaik.. yaitu perawatan dan pendidikan langsung dari Bunda (juga dari Ayah).. Maka, bunda dengan rela 'melepas' karir bunda,mencari aktualisasi lain yang lebih memungkinkan fleksibelnya waktu bunda. Insyaallah,sayang, Bunda tidak menyesal, dan Allah tahu bahwa tujuan Bunda adalah baik,maka Allah pun menunjukkan jalanNya.. maka ikhtiar bunda sekarang ini ada dalam... :
1. www.momsperneur.co.cc
2. Rumah Kerudung Geulis
Bunda bekerja di rumah,tanpa meninggalkanmu..bunda senang.


Do'akan semoga Bunda bisa menjadi orangtua terbaik untukmu, dan mudah2an Allah mengizinkan, bagi buah hati bunda berikutnya...


With Love,
Bunda